Download disini https://goo.gl/1a2fUu (74 MB)
Stereotype orang barat dan orang timur adalah stereotype yang tidak tepat. Stereotype yang lebih tepat adalah antara orang progressif dan orang belum progressif. Contohnya orang barat makan daging orang timur makan sayur. Ini stereotype yang tidak tepat, yang tepat adalah orang yang sudah maju akan makan beragam, organik dan sehat. Orang yang belum maju akan makan junk food. Jadi ini bukan stereotype barat dan timur.
1.Orang barat itu materialis (vs idealistic/spiritualism)
Orang timur pada umumnya, sering memandang bahwa orang barat melihat segalanya dari materi. Ini stereotype yang kurang tepat, buat saya lebih mudah menemukan orang timur yang materialistis dibandingkan dengan orang barat yang materialistis. Banyak survey yang mengatakan bahwa orang timur lebih materialistis dari orang barat. Lebih lanjut, dengan sistem sosial security yang buruk, tidak ada jaminan kesehatan atau asuransi, sangat wajar orang timur lebih materialistis.
2.Orang barat itu individualist (vs collectivist)
Orang timur sering memandang bahwa orang barat individual, tidak mengedepankan prestasi group. Ini juga stereotype yang tidak tepat. Yang saya lihat, sekolah misalnya, menggunakan seragam, dan tidak ada rangking. Artinya disekolah yang dijunjung adalah semangat collectivitas.
Dari sudut pandang yang lain, orang bisa saja berasumsi bahwa orang barat lebih individualis. Namun penjelasan yang lebih tepat adalah orang barat menghargai masalah hukum dan menghargai privasi.
3.Orang barat itu obesitas
Buat saya, hal yang paling menarik dari orang barat adalah kesukaannya dengan berolahraga. Ini pemandangan yang tidak bisa saya temukan di lingkungan kampus atau di kompleks perumahan di Jakarta. Berolahraga adalah hal yang bermanfaat namun kenyataannya sulit untuk dilakukan.
4.Orang barat itu relatif
Buat saya, orang korea itu lebih barat dari Indonesia, dengan budaya hidup yang lebih baik. Orang Saudi seringkali lebih barat dari Indonesia. Korea atau Saudi bila dilihat dari perspektif nilai bisa lebih baik.
Konsep budaya seringkali misleading.
Stereotype orang barat dan orang timur adalah stereotype yang tidak tepat. Stereotype yang lebih tepat adalah antara orang progressif dan orang belum progressif. Contohnya orang barat makan daging orang timur makan sayur. Ini stereotype yang tidak tepat, yang tepat adalah orang yang sudah maju akan makan beragam, organik dan sehat. Orang yang belum maju akan makan junk food. Jadi ini bukan stereotype barat dan timur.
1.Orang barat itu materialis (vs idealistic/spiritualism)
Orang timur pada umumnya, sering memandang bahwa orang barat melihat segalanya dari materi. Ini stereotype yang kurang tepat, buat saya lebih mudah menemukan orang timur yang materialistis dibandingkan dengan orang barat yang materialistis. Banyak survey yang mengatakan bahwa orang timur lebih materialistis dari orang barat. Lebih lanjut, dengan sistem sosial security yang buruk, tidak ada jaminan kesehatan atau asuransi, sangat wajar orang timur lebih materialistis.
2.Orang barat itu individualist (vs collectivist)
Orang timur sering memandang bahwa orang barat individual, tidak mengedepankan prestasi group. Ini juga stereotype yang tidak tepat. Yang saya lihat, sekolah misalnya, menggunakan seragam, dan tidak ada rangking. Artinya disekolah yang dijunjung adalah semangat collectivitas.
Dari sudut pandang yang lain, orang bisa saja berasumsi bahwa orang barat lebih individualis. Namun penjelasan yang lebih tepat adalah orang barat menghargai masalah hukum dan menghargai privasi.
3.Orang barat itu obesitas
Buat saya, hal yang paling menarik dari orang barat adalah kesukaannya dengan berolahraga. Ini pemandangan yang tidak bisa saya temukan di lingkungan kampus atau di kompleks perumahan di Jakarta. Berolahraga adalah hal yang bermanfaat namun kenyataannya sulit untuk dilakukan.
4.Orang barat itu relatif
Buat saya, orang korea itu lebih barat dari Indonesia, dengan budaya hidup yang lebih baik. Orang Saudi seringkali lebih barat dari Indonesia. Korea atau Saudi bila dilihat dari perspektif nilai bisa lebih baik.
Konsep budaya seringkali misleading.

No comments:
Post a Comment